10.000 Mahasiswa Turun Tangan Percepat Pemulihan Pasca-Bencana di Sumatera
Sumatera, 29 Januari 2026 — Sebanyak 10.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dikerahkan untuk membantu pemulihan pasca-bencana di wilayah Sumatera yang terdampak banjir dan longsor.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional “Mahasiswa Peduli Bencana”, yang bertujuan mempercepat rehabilitasi masyarakat serta mendukung pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Para mahasiswa dilibatkan dalam sejumlah kegiatan, antara lain:
Membersihkan puing dan material longsor,
Mendistribusikan bantuan logistik,
Melakukan pendataan korban dan kebutuhan masyarakat,
Memberikan edukasi kesehatan dan sanitasi, serta
Pendampingan psikososial bagi warga terdampak trauma.
Tim mahasiswa dibagi ke beberapa provinsi yang terdampak parah, termasuk Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Sumatera Utara, dengan penempatan sesuai tingkat kerusakan dan prioritas daerah.
Wali kota dan gubernur setempat menyambut positif kehadiran para mahasiswa, karena tenaga tambahan ini sangat membantu percepatan pemulihan, khususnya di daerah yang sulit dijangkau kendaraan besar akibat kondisi jalan dan banjir.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan, keikutsertaan mahasiswa tidak hanya membantu korban, tetapi juga menjadi pengalaman lapangan yang penting bagi mereka dalam memahami penanggulangan bencana dan manajemen krisis.
Program ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa minggu, dengan pemerintah menjamin fasilitas, penginapan, dan kesehatan mahasiswa selama bertugas.
