Kementerian Kesehatan RI melaporkan sebanyak 23 pasien di Indonesia terkonfirmasi tertular hantavirus. Penyakit ini menjadi perhatian karena dapat menyerang sistem pernapasan dan organ tubuh lainnya apabila tidak ditangani dengan cepat.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, mayoritas pasien mengeluhkan gejala awal seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan tubuh lemas. Beberapa pasien juga mengalami gangguan pernapasan yang cukup serius hingga harus mendapat penanganan intensif.

Baca Juga: Erupsi Gunung Dukono Telan Korban Jiwa, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal

Hantavirus sendiri merupakan penyakit yang umumnya ditularkan melalui tikus, terutama dari urine, air liur, atau kotoran hewan yang terhirup manusia dalam bentuk partikel udara. Risiko penularan biasanya meningkat di lingkungan yang kurang bersih dan memiliki populasi tikus tinggi.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area rumah, gudang, dan tempat penyimpanan makanan. Warga juga diminta menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi kotoran tikus.

Baca Juga: “Tumbal Proyek” Viral di Media Sosial, Disebut Jadi Film Horor Paling Menegangkan 2026

Meski kasusnya masih terbatas, pemerintah terus melakukan pemantauan untuk mencegah penyebaran lebih luas. Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi hantavirus, terutama setelah kontak dengan lingkungan yang banyak tikus.

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa deteksi dini dan penanganan cepat sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi serius akibat penyakit tersebut.

source: 23 Pasien yang Tertular Hantavirus di RI Keluhkan Gejala Ini