Alihkan Balap Liar ke Ajang Lari, Inisiatif Polda Riau Gaet Anak Muda Pekanbaru
Pekanbaru – Upaya kreatif dilakukan oleh Polda Riau dalam meredam aksi balap liar di Kota Pekanbaru. Alih-alih hanya melakukan penindakan, kepolisian menggagas kegiatan olahraga lari sebagai wadah positif bagi kalangan pemuda.
Program tersebut digelar dalam bentuk event lari yang melibatkan komunitas dan anak-anak muda setempat. Kegiatan ini diharapkan menjadi alternatif penyaluran energi dan adrenalin yang sebelumnya kerap diwujudkan melalui balap liar di jalanan.
Kapolda Riau menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan humanis dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran generasi muda. “Kami ingin merangkul, bukan hanya menindak. Anak-anak muda ini punya potensi besar jika diarahkan ke kegiatan yang positif,” ujarnya.
Kegiatan lari itu mendapat respons cukup baik. Ratusan peserta terlihat antusias mengikuti ajang yang digelar pada malam hari dengan pengamanan ketat dari aparat. Selain menyehatkan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antar komunitas.
Polda Riau menilai, balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan solusi kolaboratif. Dengan menyediakan ruang ekspresi yang legal dan aman, diharapkan angka balap liar di Pekanbaru dapat ditekan.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan digelar secara rutin dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan komunitas olahraga, guna menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan produktif bagi generasi muda.
