““Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada tawaran investasi atau kerja sama yang tidak jelas.” — Imbauan aparat”
Aparat kepolisian melakukan pengejaran terhadap pelaku penipuan yang diduga menggunakan modus pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menipu korban dengan iming-iming kerja sama atau pembukaan unit layanan.
Dalam kasus ini, para pelaku diduga menawarkan peluang pendirian dapur atau unit SPPG kepada korban dengan berbagai skema, termasuk permintaan dana awal dan janji keuntungan tertentu. Namun setelah dana diserahkan, fasilitas maupun kerja sama yang dijanjikan tidak pernah terealisasi.
Baca Juga: Ombudsman Panggil Koordinator SPPG Bangka Barat Usai Penolakan Sidak Dapur Gizi
Akibat aksi tersebut, sejumlah korban mengalami kerugian besar yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Polisi menyebut kasus ini masih dalam tahap pengembangan dan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga melarikan diri atau beroperasi secara terorganisir.
Baca Juga: Prabowo Kembali Bertolak ke Prancis, Siap Bertemu Macron Bahas Kerja Sama Strategis
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja sama yang mengatasnamakan program pemerintah tanpa verifikasi resmi. Aparat menegaskan bahwa setiap program SPPG memiliki prosedur resmi dan tidak boleh dilakukan melalui pihak tidak jelas.
Saat ini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan pelaku serta kemungkinan adanya korban lain di berbagai daerah.
source: Aparat Memburu Penipu Pendirian SPPG yang Bikin Rugi Miliaran Rupiah
