Pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk mekanisme pemberian insentif kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam kebijakan yang tengah disiapkan, besaran insentif akan disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani oleh setiap SPPG.

Bakom menjelaskan bahwa selama ini terdapat perbedaan kapasitas layanan antar-SPPG di berbagai daerah. Ada dapur yang melayani ribuan penerima manfaat setiap hari, sementara sebagian lainnya melayani jumlah yang lebih sedikit. Karena itu, skema insentif dinilai perlu disesuaikan agar mencerminkan tingkat tanggung jawab dan volume layanan yang dijalankan.

Baca Juga: Geger! Sebuah Acara TV Ungkap Rekaman Suara hingga Chat Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron Palsu?

Menurut Bakom, pendekatan baru tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran sekaligus memberikan dorongan kepada pengelola SPPG untuk menjaga kualitas pelayanan. Dengan sistem yang lebih proporsional, pemerintah berharap distribusi sumber daya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Selain mempertimbangkan jumlah penerima manfaat, pemerintah juga disebut akan tetap memperhatikan aspek kualitas layanan, kepatuhan terhadap standar operasional, keamanan pangan, dan tata kelola administrasi dalam penilaian kinerja SPPG. Dengan demikian, insentif tidak hanya berbasis kuantitas, tetapi juga kualitas pelaksanaan program.

Baca Juga: India Percepat Produksi Drone untuk Hadapi Tantangan Perang Modern

Kebijakan ini muncul di tengah upaya pemerintah memperkuat pengawasan dan efektivitas MBG yang kini mulai mengedepankan kualitas layanan dibanding sekadar perluasan cakupan. Evaluasi terhadap sistem pendanaan dan insentif menjadi salah satu langkah untuk memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang.

Sejumlah pengamat menilai skema insentif berbasis jumlah penerima manfaat dapat meningkatkan rasa keadilan di antara pengelola SPPG. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya pengawasan agar tidak muncul orientasi mengejar jumlah penerima semata tanpa memperhatikan mutu layanan yang diberikan.

source: Bakom Sebut Insentif SPPG Bakal Disesuaikan dengan Jumlah Penerima MBG