Keberadaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi sorotan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya. Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah dapur MBG yang belum memiliki sertifikat tersebut.
Baca Juga: Tragedi di Sekolah Filipina, Aksi Penembakan Tewaskan Tiga Orang dan Lukai Lima Lainnya
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya menjelaskan bahwa belum terbitnya sertifikat tidak selalu berarti dapur tersebut tidak layak beroperasi. Banyak dapur masih dalam proses melengkapi persyaratan administrasi maupun teknis yang menjadi dasar penerbitan SLHS.
Data Dinkes menunjukkan bahwa dari total dapur MBG yang beroperasi di Surabaya, sebagian besar masih menjalani tahapan pembinaan dan penilaian. Pemerintah daerah terus melakukan pendampingan agar seluruh fasilitas penyedia makanan dapat memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan yang ditetapkan.
Baca Juga: Buronan Hells Angels Dipulangkan ke Australia Setelah Diciduk di Bali
Selain pemeriksaan dokumen, petugas juga melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi dapur, sistem pengolahan makanan, sanitasi lingkungan, hingga prosedur penyimpanan bahan pangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat aman dan memenuhi standar kesehatan.
Dinkes menegaskan bahwa proses sertifikasi akan terus dipercepat tanpa mengabaikan aspek kualitas. Pemerintah berharap seluruh dapur MBG di Surabaya dapat segera memperoleh SLHS sehingga pelaksanaan program berjalan lebih optimal dan memberikan jaminan keamanan pangan bagi masyarakat.
source: Kenapa Banyak Dapur MBG di Surabaya Belum Kantongi Sertifikat Higiene? Ini Penjelasan Dinkes
