BMKG mengingatkan masyarakat Sulawesi Tenggara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga 19 Juni 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah provinsi tersebut.
Menurut BMKG, cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, petir atau kilat, serta angin kencang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya genangan, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi darat maupun laut.
Baca Juga: Trump Sebut Konflik dengan Iran Berakhir, Batalkan Rencana Serangan Militer Besar
Sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara masuk dalam wilayah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diminta melakukan langkah antisipasi guna meminimalkan dampak yang mungkin timbul akibat cuaca buruk.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dan menghindari aktivitas di lokasi yang berisiko saat hujan lebat maupun angin kencang terjadi. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta lebih berhati-hati karena gelombang laut berpotensi mengalami peningkatan.
Baca Juga: Jokowi Kian Dekat dengan PSI, Sinyal Perpisahan Politik dengan PDIP Makin Kuat
Peringatan dini ini menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif lebih awal serta mengurangi potensi kerugian akibat cuaca ekstrem yang mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
source: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sultra hingga 19 Juni 2026, Ini Wilayah yang Perlu Waspada
