Danantara Indonesia mengungkapkan rencana restrukturisasi besar terhadap ekosistem BUMN dengan memangkas jumlah perusahaan dan anak usaha yang saat ini mencapai sekitar 1.077 entitas menjadi hanya sekitar 200 entitas. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengoptimalkan kinerja perusahaan negara.

Menurut Danantara, konsolidasi dilakukan melalui penggabungan, penyederhanaan struktur usaha, hingga penataan kembali perusahaan yang memiliki fungsi atau bisnis serupa. RTP SLOT GACOR Dengan struktur yang lebih ramping, pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih cepat dan biaya operasional dapat ditekan.

Baca Juga: Iran Bantah Klaim Kesepakatan dengan AS, Minta Publik Tidak Langsung Percaya Pernyataan Trump

Meski jumlah perusahaan akan berkurang secara signifikan, Danantara memastikan kebijakan tersebut tidak akan diikuti dengan pemutusan hubungan kerja massal. Perusahaan menegaskan bahwa fokus utama restrukturisasi adalah penyederhanaan korporasi, bukan pengurangan tenaga kerja.

Pihak Danantara menjelaskan bahwa pegawai yang terdampak proses penggabungan perusahaan akan dialihkan atau disesuaikan dengan kebutuhan organisasi baru. SLOT TERPERCAYA Dengan demikian, kompetensi sumber daya manusia yang telah dimiliki BUMN tetap dapat dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga: Polisi Gerebek Praktik Judi Berkedok Arena Permainan, 60 Orang Diamankan

Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi BUMN yang bertujuan menciptakan perusahaan negara yang lebih kompetitif, sehat secara finansial, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah berharap konsolidasi tersebut dapat meningkatkan nilai aset dan daya saing BUMN di tingkat global.

source: Danantara Pangkas Jumlah BUMN dari 1.077 Jadi 200, Pastikan Tak Ada PHK