Garuda Tangguhkan Penerbangan ke Doha dan Sebaliknya Imbas Ketegangan Timur Tengah
Jakarta — Maskapai Garuda Indonesia resmi menangguhkan sementara penerbangan rute Jakarta‑Doha dan Doha‑Jakarta menyusul meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah. Keputusan ini diambil untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru setelah serangan rudal Iran dan eskalasi konflik regional yang memengaruhi ruang udara sekitar Teluk Arab.
Dalam keterangan resminya, Garuda Indonesia menyatakan bahwa penangguhan sementara akan berlaku hingga kondisi keamanan dinyatakan aman. Penumpang yang terdampak diberi opsi pengembalian dana penuh atau reschedule penerbangan ke tanggal lain.
Maskapai juga terus memantau situasi dengan pihak berwenang dan otoritas penerbangan internasional, termasuk IATA (International Air Transport Association), untuk memastikan rute lainnya tetap aman dan layanan penerbangan domestik tidak terganggu.
“Keselamatan penumpang dan kru adalah prioritas utama kami. Kami memutuskan menunda penerbangan ke Doha sampai situasi di Timur Tengah lebih terkendali,” kata perwakilan Garuda Indonesia.
Penangguhan ini terjadi di tengah gelombang serangan rudal Iran terhadap pangkalan AS dan wilayah sekutu, termasuk kota-kota di UEA dan Israel, yang berdampak pada keselamatan ruang udara sipil di kawasan tersebut.
