Masa libur sekolah membawa dampak tersendiri bagi para relawan dan pekerja yang terlibat dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lumajang. Selama kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara, distribusi makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga mengalami penyesuaian sehingga aktivitas dapur tidak berjalan seperti hari-hari biasa.
Kondisi tersebut membuat sejumlah relawan dan pekerja harian mengaku kehilangan pendapatan. Selama program berlangsung, mereka memperoleh penghasilan dari berbagai pekerjaan di dapur SPPG, mulai dari pengolahan makanan, pengemasan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat di sekolah-sekolah.
Baca Juga: Hearts2Hearts Langsung Meledak di Hari Pertama, Mini Album ‘Lemon Tang’ Puncaki Berbagai Chart
Menurut para pekerja, pendapatan dari kegiatan SPPG telah menjadi salah satu sumber pemasukan penting bagi keluarga. Karena itu, penghentian sementara aktivitas selama libur sekolah berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi mereka, terutama bagi yang tidak memiliki pekerjaan tambahan di luar program tersebut.
Selain pekerja dapur, pelaku usaha lokal yang memasok bahan baku makanan juga merasakan penurunan aktivitas. Berkurangnya kebutuhan bahan pangan selama masa libur menyebabkan transaksi dan permintaan dari dapur SPPG menurun dibandingkan saat program berjalan normal.
Di sisi lain, pengelola program menjelaskan bahwa penyesuaian operasional dilakukan karena sebagian besar penerima manfaat merupakan siswa yang sedang menjalani masa libur sekolah. Meski demikian, berbagai skema dan evaluasi terus dilakukan agar pelaksanaan program tetap berjalan efektif sekaligus memperhatikan dampaknya terhadap tenaga kerja yang terlibat.
Baca Juga: Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Suporter Persija Sambut Kemudahan Akses Transportasi
Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berperan dalam meningkatkan asupan gizi peserta didik, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Karena itu, para relawan berharap ada solusi atau kebijakan yang dapat membantu menjaga keberlangsungan pendapatan pekerja ketika kegiatan sekolah memasuki masa liburan.
Keluhan dari para relawan di Lumajang menjadi salah satu masukan bagi pemerintah dan pengelola program untuk mengevaluasi pelaksanaan MBG, terutama terkait keberlanjutan operasional dan perlindungan ekonomi bagi tenaga kerja yang terlibat dalam ekosistem SPPG.
source: Keluh Relawan SPPG di Lumajang: Pendapatan Hilang Saat Libur Sekolah
