Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan proyek yang menjerat Bupati Muara Enim. Dalam perkembangan terbaru, penyidik turut menetapkan keponakan Bupati Muara Enim sebagai tersangka dalam perkara yang sama.

Penetapan tersangka dilakukan setelah KPK melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Selain kepala daerah, sejumlah pihak dari unsur swasta dan pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek pengadaan juga turut diperiksa.

Baca Juga: Visual Kazuha LE SSERAFIM Bikin Penggemar Terkesan dengan Penampilan Atletisnya

KPK menduga terdapat pengaturan dalam proses pengadaan proyek yang melibatkan beberapa pihak. Penyidik kini mendalami aliran dana, mekanisme pengadaan, serta peran masing-masing tersangka dalam perkara tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan hubungan keluarga dengan kepala daerah yang tengah menjabat. KPK menegaskan bahwa proses hukum dilakukan berdasarkan alat bukti yang diperoleh selama penyelidikan dan penyidikan, tanpa melihat hubungan kekerabatan para pihak yang terlibat.

Baca Juga: BGN Evaluasi Menyeluruh SPPG di Gorontalo, Pemprov Siap Perkuat Standar Pelayanan

Selain menetapkan tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara. KPK masih membuka kemungkinan adanya pengembangan kasus apabila ditemukan keterlibatan pihak lain dalam proses penyidikan lanjutan.

source: KPK Juga Tetapkan Keponakan Bupati Muara Enim Jadi Tersangka Kasus Pengadaan