Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru setelah Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah aset militer AS di kawasan Teluk, termasuk di Kuwait dan Bahrain. Serangan tersebut dilakukan di tengah mandeknya pembicaraan damai antara kedua negara dan meningkatnya ketegangan regional dalam beberapa hari terakhir.
Menurut laporan militer Amerika Serikat, Iran menembakkan sejumlah rudal balistik dan mengerahkan drone yang diarahkan ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain. LIVE DRAW SDY Namun, sebagian besar rudal gagal mencapai sasaran atau berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara AS dan Bahrain sebelum menimbulkan kerusakan besar.
Baca Juga: Empat Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Iran menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas operasi militer AS yang sebelumnya menargetkan fasilitas dan aset Iran di kawasan Teluk, termasuk serangan terhadap target militer di Pulau Qeshm. Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa aksi mereka merupakan bentuk balasan terhadap apa yang disebut sebagai tindakan agresif Washington.
Di Kuwait, sebuah serangan drone dan rudal dilaporkan menyebabkan kerusakan pada Bandara Internasional Kuwait serta mengganggu operasional penerbangan. DATA DRAW SDY Sejumlah penerbangan dialihkan dan beberapa orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Baca Juga: Prabowo Tinjau Langsung Dapur MBG di Palmerah, Pastikan Kualitas Makanan untuk Siswa
Sebagai respons, Komando Pusat AS (CENTCOM) melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah fasilitas militer Iran. Washington menyebut langkah tersebut sebagai tindakan pertahanan diri guna melindungi personel dan aset militer AS di kawasan.
Situasi ini menambah ketidakpastian di Timur Tengah dan memunculkan kekhawatiran akan meluasnya konflik regional. Selain berdampak pada keamanan kawasan, eskalasi tersebut juga memengaruhi pasar energi global karena kawasan Teluk merupakan jalur penting distribusi minyak dunia.
source: Memanas! Iran Serang Aset Militer AS di Kuwait dan Bahrain
