Polisi AS Tembak Mati Warga Eropa di Festival Manifesta, Picu Kecaman Internasional

Seorang warga negara Eropa dilaporkan tewas setelah ditembak oleh aparat kepolisian Amerika Serikat saat menghadiri festival Manifesta di New Mexico. Insiden tragis ini langsung memicu kecaman luas dan menjadi sorotan publik internasional, terutama terkait penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat keamanan AS.

Menurut laporan awal media setempat, insiden terjadi ketika festival sedang berlangsung dan dipadati pengunjung. Polisi disebut melepaskan tembakan setelah terjadi situasi yang dinilai membahayakan, meski hingga kini kronologi lengkap kejadian masih dalam penyelidikan.

Korban diketahui merupakan wisatawan asal Eropa yang datang untuk menghadiri acara seni dan budaya tersebut. Identitas lengkap korban belum diumumkan secara resmi, namun otoritas setempat telah menghubungi pihak keluarga dan perwakilan diplomatik negara asal korban.

Pihak kepolisian Amerika Serikat menyatakan bahwa tindakan penembakan dilakukan sesuai prosedur karena adanya dugaan ancaman di lokasi. Namun, pernyataan tersebut menuai kritik dari berbagai organisasi HAM yang mendesak investigasi independen dan transparan.

Pemerintah dari sejumlah negara Eropa turut angkat bicara dan meminta penjelasan resmi dari otoritas AS. Insiden ini dikhawatirkan dapat memperburuk citra keamanan publik di Amerika Serikat, khususnya bagi wisatawan asing.

Kasus penembakan ini menambah daftar panjang insiden kekerasan senjata yang melibatkan aparat di AS. Publik internasional kini menanti hasil penyelidikan untuk memastikan apakah tindakan aparat sudah sesuai hukum atau terjadi pelanggaran serius.