Tenaga Kerja Asing di Jepang Tembus Rekor, Pekerja Vietnam Dominasi
Jumlah pekerja asing di Jepang terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Data terbaru mencatat total tenaga kerja asing di Negeri Sakura telah mencapai 2,57 juta orang, angka tertinggi sepanjang sejarah. Dari jumlah tersebut, pekerja asal Vietnam menjadi kelompok terbanyak.
Peningkatan jumlah pekerja asing ini sejalan dengan kebutuhan Jepang akan tenaga kerja di berbagai sektor, terutama manufaktur, konstruksi, perawatan lansia, pertanian, dan layanan. Krisis demografi akibat menurunnya angka kelahiran dan populasi usia produktif membuat Jepang semakin bergantung pada pekerja migran.
Pekerja asal Vietnam menempati posisi teratas, disusul oleh tenaga kerja dari China, Filipina, dan negara-negara Asia lainnya. Banyak dari mereka masuk melalui skema magang teknis dan visa kerja khusus yang dirancang untuk mengisi kekurangan tenaga kerja domestik.
Pemerintah Jepang menilai kehadiran pekerja asing berperan penting dalam menjaga keberlangsungan ekonomi nasional. Namun, di sisi lain, tantangan terkait perlindungan hak pekerja, bahasa, dan integrasi sosial masih menjadi perhatian serius.
Ke depan, Jepang diperkirakan akan terus membuka peluang bagi tenaga kerja asing seiring kebutuhan industri yang terus meningkat. Pemerintah juga berencana memperbaiki sistem penerimaan dan pengawasan agar pekerja asing mendapatkan perlindungan serta lingkungan kerja yang lebih layak.
