Tito Ungkap Pembangunan 16.688 Huntara di Sumatera Capai 50%
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkap progres pembangunan 16.688 hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di wilayah Sumatera telah mencapai 50 persen. Pembangunan huntara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Tito menekankan, percepatan pembangunan huntara menjadi prioritas agar warga yang sebelumnya tinggal di pengungsian dapat segera menempati hunian sementara yang aman dan nyaman. Huntara dirancang dengan fasilitas dasar yang memadai, termasuk akses air bersih, listrik, dan sanitasi.
Selain itu, pemerintah daerah bersama aparat terkait terus memantau progres pembangunan agar tidak terjadi kendala teknis maupun keterlambatan. Warga yang menempati huntara juga mendapatkan pendampingan untuk menyesuaikan diri dengan hunian sementara ini.
Tito menambahkan, target pemerintah adalah menyelesaikan seluruh pembangunan huntara sesuai jadwal agar masyarakat terdampak bencana bisa segera kembali menjalani kehidupan normal mereka. Program ini juga menjadi langkah awal pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah bencana.
