Bagaimana sebenarnya kronologi profesor malaysia dipecat usai melontarkan berbagai klaim sejarah yang dinilai tidak masuk akal oleh publik luas? Dunia akademis internasional baru-baru ini digemparkan oleh keputusan tegas dari Universitas Islam Internasional Malaysia (International Islamic University Malaysia/IIUM) [1]. Seorang akademisi senior diberhentikan secara tidak hormat setelah sederet pernyataannya yang kontroversial menjadi viral di berbagai platform media sosial [1][5].
Bagi Anda pencinta berita viral di dunia hari ini, kasus ini menarik perhatian bukan hanya karena sanksi pemecatannya, melainkan karena klaim-klaim sejarah yang diungkapkan dinilai terlalu fantastis dan tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai latar belakang, pernyataan kontroversial, hingga proses pemecatan sang profesor.
---
Siapa Sosok Profesor yang Menjadi Sorotan?
Sosok yang berada di pusaran kontroversi ini adalah Solehah Yaacob, seorang profesor di bidang linguistik yang sebelumnya mengajar di IIUM [1]. Sebagai seorang akademisi di universitas ternama, Solehah sebenarnya memiliki rekam jejak akademis yang panjang. Namun, reputasi tersebut seketika runtuh setelah ia mulai aktif menyebarkan teori-teori sejarah alternatif yang tidak lazim melalui media sosial dan forum publik.
Pernyataan-pernyataan Solehah dinilai melenceng jauh dari metodologi penelitian sejarah yang objektif. Alih-alih mendapatkan apresiasi, teori yang ia paparkan justru memicu perdebatan sengit dan kritik tajam dari komunitas akademis baik di dalam maupun di luar Malaysia [1].
---
Kronologi Profesor Malaysia Dipecat Usai Sebut Teori Tak Masuk Akal
Awal mula pemecatan ini berakar dari unggahan video dan pernyataan Solehah Yaacob yang viral di media sosial [1]. Komunitas akademis dan netizen mulai mempertanyakan kredibilitas IIUM sebagai lembaga pendidikan tinggi karena membiarkan salah satu pengajarnya menyebarkan teori tanpa dasar ilmiah yang jelas [1].
Melihat keresahan publik yang kian membesar, pihak universitas segera melakukan evaluasi internal. Berdasarkan laporan dari South China Morning Post (SCMP), IIUM akhirnya mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Solehah Yaacob dari jabatannya [1]. Pihak universitas juga menegaskan bahwa yang bersangkutan kini tidak lagi menyandang gelar profesor di institusi tersebut dan tidak berhak mewakili universitas dalam kapasitas apa pun [1].
Di sela-sela waktu senggang saat membaca perkembangan berita viral ini, banyak warganet yang beralih mencari hiburan alternatif di internet, seperti mengakses situs SLOT GACOR untuk menyegarkan pikiran dari kepenatan informasi.
---
Sederet Klaim Kontroversial Solehah Yaacob
Penyebab utama publik meradang adalah isi dari klaim sejarah yang dipaparkan oleh Solehah. Beberapa klaim yang paling menyita perhatian publik antara lain:
- Orang Melayu Kuno Bisa Terbang: Solehah mengeklaim bahwa masyarakat Melayu kuno memiliki kemampuan untuk terbang [1][2]. Tidak hanya itu, ia juga menyebut bahwa mereka mengajarkan ilmu kungfu terbang tersebut kepada masyarakat di China [1].
- Hubungan dengan Bangsa Romawi: Dalam kesempatan lain, ia juga menyatakan bahwa bangsa Romawi kuno belajar cara membuat kapal laut dari orang Melayu [6].
- Klaim Mengenai Tokoh Agama: Ia juga sempat melontarkan klaim kontroversial yang berkaitan dengan Khadijah, istri dari Nabi Muhammad SAW [4].
Klaim-klaim di atas dianggap tidak memiliki landasan bukti arkeologis maupun dokumen sejarah yang valid, sehingga dicap sebagai pseudosains atau fiksi belaka oleh para sejarawan profesional.
---
Pembelaan Solehah Yaacob dan Tudingan Terhadap Universitas
Pasca-keputusan pemecatan tersebut diumumkan, Solehah Yaacob tidak tinggal diam. Ia melayangkan protes keras dan menuduh pihak IIUM telah bertindak tidak profesional dalam menangani kasusnya [5].
Solehah mengaku bahwa dirinya langsung diberhentikan tanpa diberikan kesempatan yang adil untuk membela diri [5]. Menurut pengakuannya, pihak universitas tidak mengizinkannya untuk mengajukan banding atas keputusan pemecatan tersebut [5]. Perselisihan terbuka antara mantan profesor dan pihak kampus ini pun kian menambah panjang daftar pembahasan hangat di kalangan netizen.
Fenomena viral ini menarik perhatian jutaan netizen global, yang sebagian besar aktif membagikan opini mereka di media sosial atau sekadar berselancar mencari keseruan lain di platform SLOT GACOR sembari memantau perkembangan kasus unik ini.
---
Pelajaran Penting bagi Dunia Akademis
Kasus pemecatan Solehah Yaacob memberikan pelajaran berharga mengenai batasan kebebasan akademik (academic freedom). Kebebasan berpendapat di lingkungan kampus tetap harus berpijak pada tanggung jawab moral, logika, serta metodologi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Ketika seorang akademisi menyebarkan klaim tanpa bukti kuat, hal tersebut tidak hanya merusak reputasi pribadinya, tetapi juga dapat mencoreng nama baik institusi tempatnya bernaung.
Kesimpulan
Kasus pemecatan Profesor Solehah Yaacob oleh Universitas Islam Internasional Malaysia (IIUM) menjadi bukti nyata bahwa dunia akademis sangat menjunjung tinggi kebenaran ilmiah dan objektivitas [1][5]. Klaim fantastis mengenai orang Melayu kuno yang bisa terbang hingga pembuatan kapal Romawi pada akhirnya berujung pada sanksi berat berupa pencopotan gelar akademisnya [1][6].
Bagaimana tanggapan Anda mengenai keputusan tegas universitas ini? Apakah pemecatan tersebut sudah tepat, ataukah sang profesor seharusnya diberikan ruang lebih untuk menjelaskan teorinya? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini kepada kerabat Anda agar tidak ketinggalan berita viral terhangat hari ini!
---
Sources
[1] Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu ... — https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260826081557-106-1396306/profesor-di-malaysia-dipecat-usai-sebut-orang-melayu-kuno-bisa-terbang [2] Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang, Profesor Malaysia ... — https://news.detik.com/internasional/d-8634781/sebut-orang-melayu-kuno-bisa-terbang-profesor-malaysia-dipecat [3] Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno ... — https://aspek.id/profesor-malaysia-dipecat-usai-klaim-orang-melayu-kuno-bisa-terbang/ [4] Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno ... — https://pojokbatam.id/2026/08/26/profesor-malaysia-dipecat-usai-klaim-orang-melayu-kuno-bisa-terbang/ [5] Sering Keluarkan Pernyataan Kontroversi Tidak Logis ... — https://sumeks.disway.id/edukasi/read/794338/sering-keluarkan-pernyataan-kontroversi-tidak-logis-profesor-di-malaysia-dipecat [6] Klaim Kontroversial Profesor Malaysia yang Dipecat ... — https://www.kompas.com/tren/read/2026/08/25/191500365/klaim-kontroversial-profesor-malaysia-yang-dipecat-pernah-sebut-orang
