---

Kisah sidang skripsi pakai kostum black metal mendadak menjadi perbincangan hangat di seluruh penjuru media sosial Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Seorang mahasiswa tampil dengan riasan wajah khas corpse paint dan busana serba hitam bernuansa metal saat menghadapi momen paling krusial dalam perjalanan akademiknya — dan dunia maya pun langsung bereaksi keras. Namun di balik penampilan yang tampak nyentrik itu, tersimpan kisah yang jauh lebih dalam dan bermakna daripada sekadar mencari perhatian.

---

Siapa Mahasiswa di Balik Kostum Black Metal Viral Ini?

Sosok yang menjadi pusat perhatian adalah Ragatama Arrauf Rahmaputra, seorang mahasiswa program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Telkom Purwokerto [6]. Namanya mendadak viral setelah video sidang Tugas Akhir (TA)-nya tersebar luas di berbagai platform, mulai dari Instagram hingga TikTok, dalam waktu singkat [2][3].

Penampilan yang Mencuri Perhatian

Yang membuat publik terkejut adalah penampilannya yang sangat kontras dengan standar berpakaian sidang skripsi pada umumnya. Sementara kebanyakan mahasiswa memilih kemeja putih, jas, dan sepatu formal, Ragatama justru hadir dengan [4][8]:

  • *Riasan wajah corpse paint*** — cat putih dan hitam khas musisi black metal
  • Pakaian serba hitam bernuansa gelap dan teatrikal
  • Aksesori yang melengkapi keseluruhan tampilan black metal-nya

Penampilan mahasiswa DKV Telkom Purwokerto black metal ini langsung menyedot perhatian warganet dan menjadi topik trending di berbagai platform digital [3].

---

Alasan di Balik Sidang Skripsi Bergaya Black Metal

Ini bukan sekadar aksi iseng atau gimmick semata. Ada latar belakang akademis yang kuat dan koheren di balik pilihan kostum tersebut.

Tugas Akhir Bertema Dokumentasi Band Metal

Ragatama mengerjakan Tugas Akhir berupa perancangan buku komik dokumenter yang mengisahkan perjalanan sebuah band metal [4]. Dalam konteks inilah kostumnya menjadi sangat relevan — penampilan yang ia kenakan bukan sekadar ekspresi diri, melainkan bagian integral dari cara menyampaikan gagasan yang ia teliti dan rancang selama berbulan-bulan [4].

Dengan kata lain, ia secara konsisten "masuk ke dalam dunia" subjek penelitiannya, sebuah pendekatan yang justru menunjukkan kedalaman pemahaman dan komitmen terhadap karya.

Berawal dari Candaan Sang Dosen

Menariknya, ide untuk tampil dengan kostum black metal saat sidang ternyata berawal dari candaan dosen pembimbingnya sendiri [1]. Apa yang awalnya mungkin hanya bercanda justru diwujudkan oleh Ragatama secara serius dan penuh perhitungan, mengubah momen sidang menjadi sebuah presentasi yang totalitas dan tak terlupakan [5].

Keputusan ini mencerminkan karakter mahasiswa yang tidak hanya mengerjakan tugas secara teknis, tetapi juga berani mengekspresikan jiwa karya yang ia buat secara menyeluruh.

---

Mengapa Viral Sidang Skripsi Black Metal Ini Meledak di Media Sosial?

Fenomena viral sidang skripsi black metal ini bukan kebetulan. Ada beberapa faktor yang membuat konten ini begitu cepat menyebar dan dibicarakan oleh jutaan orang.

Kontras yang Kuat Secara Visual

Ruang sidang skripsi identik dengan suasana formal, tegang, dan penuh tekanan. Kehadiran seseorang dengan corpse paint dan kostum black metal di tengah suasana itu menciptakan kontras visual yang sangat kuat — sesuatu yang otak manusia secara naluriah langsung memperhatikan dan ingin bagikan [4].

Relevansi Universal

Hampir setiap orang yang pernah mengenyam bangku kuliah memahami betapa menegangkannya sidang skripsi. Momen itu adalah salah satu pengalaman paling universal bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Ketika seseorang menghadapinya dengan cara yang sama sekali berbeda, rasa ingin tahu publik pun tersulut [1][6].

Kekuatan Platform Instagram dan Media Sosial

Video dan foto dari sidang ini pertama kali tersebar luas melalui Instagram, sebelum kemudian merambah ke platform lain [2][3]. Algoritma media sosial yang menyukai konten unik dan mengundang reaksi emosional turut mempercepat penyebaran kisah mahasiswa sidang pakai kostum black metal ini ke seluruh penjuru negeri.

---

Respons Publik dan Akademisi terhadap Sidang Skripsi Kostum Black Metal

Tidak semua respons bernada negatif — justru sebaliknya, mayoritas warganet dan kalangan akademisi merespons dengan positif dan penuh apresiasi.

Apresiasi atas Konsistensi dan Keberanian

Banyak warganet yang justru memuji Ragatama karena dinilai konsisten dan berani. Mereka memahami bahwa kostum itu bukan lelucon, melainkan cerminan dari topik Tugas Akhir yang ia kerjakan. Komentar-komentar yang beredar di media sosial banyak yang menyebut tindakannya sebagai bentuk dedikasi tinggi terhadap karya [3][4].

Dosen Turut Mengungkap Alasan Sebenarnya

Pihak dosen pun tidak tinggal diam. Mereka turut angkat bicara untuk mengungkap alasan sebenarnya di balik penampilan unik ini, menegaskan bahwa kostum tersebut memang berkaitan langsung dengan materi Tugas Akhir yang diujikan [5]. Penjelasan ini semakin memperkuat narasi bahwa ini adalah tindakan akademis yang sah dan terencana, bukan sekadar ulah cari perhatian.

Pelajaran bagi Mahasiswa Lain

Kisah sidang skripsi bergaya black metal ini secara tidak langsung memberi pelajaran berharga: bahwa kreativitas dan identitas diri bisa tetap hadir bahkan di momen paling formal sekalipun, selama ada landasan akademis yang kuat di baliknya.

---

Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Kisah Ini?

Di luar viralitasnya, kisah Ragatama menyimpan beberapa pelajaran penting yang relevan bagi mahasiswa, pendidik, maupun masyarakat umum.

Kreativitas Tidak Mengenal Batasan Ruang

Program studi DKV memang mendorong mahasiswanya untuk berpikir kreatif dan berani keluar dari norma. Ragatama membuktikan bahwa ekspresi kreatif bisa hadir di ruang yang paling formal sekalipun, asalkan didukung oleh argumentasi akademis yang solid [4][6].

Totalitas dalam Berkarya

Mengenakan kostum black metal saat sidang bukan keputusan impulsif. Itu adalah puncak dari sebuah proses panjang — meneliti, merancang, dan menghayati subjek karya secara mendalam. Ini adalah contoh nyata dari apa artinya totalitas dalam berkarya.

Keberanian Mengeksekusi Ide Unik

Banyak orang mungkin punya ide-ide unik yang serupa, tetapi tidak berani mengeksekusinya. Ragatama membuktikan bahwa dengan persiapan yang matang dan dukungan dari lingkungan akademis yang tepat, ide yang tampak "gila" pun bisa menjadi karya yang diakui dan diapresiasi [1][5].

---

Kesimpulan

Kisah sidang skripsi pakai kostum black metal milik Ragatama Arrauf Rahmaputra dari DKV Universitas Telkom Purwokerto adalah pengingat bahwa kreativitas sejati lahir dari keberanian dan landasan yang kuat. Apa yang tampak sebagai penampilan kontroversial ternyata adalah ekspresi paling jujur dari seorang mahasiswa terhadap karyanya sendiri — sebuah buku komik dokumenter tentang dunia metal yang ia cintai dan pelajari dengan sungguh-sungguh [4][6].

Di tengah dunia yang semakin menyukai konten viral tanpa substansi, kisah ini justru membuktikan bahwa viralitas yang bermakna lahir dari karya yang autentik.

Apakah kamu seorang mahasiswa yang sedang mengerjakan Tugas Akhir? Jadikan kisah Ragatama sebagai inspirasi untuk berani mengekspresikan identitasmu dalam karyamu — tentu dengan landasan akademis yang kokoh. Bagikan artikel ini kepada teman-teman kuliahmu dan diskusikan: sejauh mana kreativitas boleh hadir dalam ruang formal akademis?

---

Sources

[1] Mahasiswa Sidang Skripsi Pakai Kostum Black Metal, Ternyata Berawal dari Candaan Dosen — https://lifestyle.kompas.com/read/2026/07/10/130930020/mahasiswa-sidang-skripsi-pakai-kostum-black-metal-ternyata-berawal-dari

[2] Video mahasiswa yang menjalani sidang skripsi dengan kostum black metal — https://www.instagram.com/reel/Dan_5Q9SDwd/

[3] Nyata Media on Instagram — https://www.instagram.com/p/Dam-vn1E1y5/

[4] Sidang Skripsi Bergaya Black Metal — https://naramakna.id/artikel/sidang-skripsi-bergaya-black-metal

[5] Mahasiswa Sidang Pakai Kostum Black Metal, Dosen Ungkap Alasan Sebenarnya — https://lifestyle.kompas.com/read/2026/07/10/170300220/mahasiswa-sidang-pakai-kostum-black-metal-dosen-ungkap-alasan-sebenarnya

[6] Mahasiswa DKV Telkom Purwokerto Tampil Ala Black Metal saat Sidang — https://www.merahputih.com/post/read/mahasiswa-telkom-purwokerto-sidang-black-metal-viral

[8] Foto: Mahasiswa Sidang Skripsi Pakai Kostum Black Metal — https://lifestyle.kompas.com/image/2026/07/10/130930020/mahasiswa-sidang-skripsi-pakai-kostum-black-metal-ternyata-berawal-dari?page=1