Tradisi Mudik Awal Ramadan, Pelabuhan Meulaboh–Sinabang Dipadati Penumpang
ACEH BARAT – Aktivitas di jalur penyeberangan laut Meulaboh–Sinabang meningkat tajam menjelang awal Ramadan. Ratusan warga memadati Pelabuhan Meulaboh untuk menyeberang ke Pulau Simeulue melalui Pelabuhan Sinabang.
Lonjakan penumpang ini merupakan bagian dari tradisi mudik awal Ramadan yang rutin terjadi setiap tahun. Banyak perantau memilih pulang lebih awal untuk menjalani ibadah puasa bersama keluarga di kampung halaman.
Petugas pelabuhan menyebutkan jumlah penumpang meningkat signifikan dibanding hari biasa. Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak operator kapal menambah pengawasan proses naik-turun penumpang serta memastikan jadwal keberangkatan berjalan tepat waktu.
“Setiap awal Ramadan memang terjadi peningkatan arus penumpang. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelayanan tetap lancar dan aman,” ujar salah satu petugas pelabuhan.
Para penumpang terlihat membawa barang bawaan dalam jumlah cukup banyak, mulai dari kebutuhan pokok hingga oleh-oleh untuk keluarga. Meski antrean cukup panjang, situasi di pelabuhan terpantau kondusif.
Pemerintah daerah mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal dan mematuhi aturan keselamatan selama pelayaran. Tradisi mudik awal Ramadan ini tidak hanya mempererat silaturahmi keluarga, tetapi juga menjadi momen yang menggerakkan aktivitas ekonomi di wilayah pesisir Aceh tersebut.
