GAZA – Harapan untuk meraih pendidikan yang lebih baik membawa sejumlah mahasiswa Palestina meninggalkan Gaza demi melanjutkan studi di luar negeri. Meski berhasil memperoleh beasiswa dan diterima di berbagai universitas internasional, perjalanan mereka masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik yang berkepanjangan dan berbagai kendala administratif.
Salah satunya adalah Amira Al-Khatib, lulusan Teknik Sistem Komputer dari Universitas Al-Azhar Gaza, yang akhirnya tiba di Belanda untuk menempuh pendidikan magister. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan tersebut, tetapi mengaku berat meninggalkan keluarga dan tanah kelahirannya yang masih dilanda konflik. Selama menyelesaikan kuliah di Gaza, ia harus belajar di tengah keterbatasan listrik dan internet serta ancaman keamanan yang terus menghantui.
Baca Juga: Jungkook BTS Bikin Heboh! Koleksi Calvin Klein Kembali Sold Out Usai Restock di Berbagai Negara
Kisah serupa dialami Mohammad Herzallah, mahasiswa teknik yang juga berhasil memperoleh kesempatan melanjutkan studi di Belanda. Menurutnya, sebelum konflik pecah, ia tidak pernah membayangkan harus meninggalkan Gaza. Namun situasi yang semakin memburuk membuat pendidikan di luar negeri menjadi satu-satunya harapan untuk melanjutkan masa depan akademiknya.
Meski demikian, tidak semua mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa dapat segera berangkat. Organisasi Gazan Student Support Network (GSSN) menyebut banyak mahasiswa masih terhambat proses perizinan dan birokrasi di berbagai negara tujuan. Bahkan puluhan mahasiswa penerima beasiswa di Malaysia hingga kini masih menunggu kepastian untuk meninggalkan Gaza karena terkendala izin perjalanan.
Baca Juga: Viral! Tapir Dilindungi Disembelih Warga di Mesuji, Empat Pelaku Berhasil Ditangkap
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menyoroti dampak perang terhadap sektor pendidikan di Gaza. Sebagian besar kampus mengalami kerusakan akibat konflik, sementara ratusan ribu pelajar dan mahasiswa kehilangan akses terhadap kegiatan belajar mengajar. Di tengah kondisi tersebut, banyak mahasiswa tetap berusaha mengikuti perkuliahan secara daring maupun terbatas dengan memanfaatkan fasilitas yang masih tersedia.
Meski menghadapi berbagai tantangan, semangat untuk menempuh pendidikan tetap menjadi harapan bagi banyak mahasiswa Gaza. Mereka berharap dapat memperoleh kesempatan belajar di luar negeri agar kelak mampu berkontribusi dalam membangun kembali wilayah mereka ketika situasi telah membaik.
source: Keluar dari Gaza demi Kuliah, Mahasiswa Masih Terjebak Ketidakpastian
